Seraya.id, Palu – Membentuk desa dan kelurahan tangguh bencana alam sebagai capaian sasaran, Regional Management Consultant () Wilayah 3 Program menghelat Rapat tingkat di Kabupaten Parigi Moutong (), Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin, 18 September 2023 bertempat di salah satu hotel di Parimo.

Sosialisasi itu dihadiri langsung oleh Koordinator bidang Pelatihan RMC Wilayah 3 Robert Irwan N, ST, MT, M.Si, Wakil Koordinator bidang pelatihan Said Sabaya, SE., dan Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Burhan Tahir, MM sekaligus membuka dan menutup kegiatan.

Dalam sambutannya, Burhan Tahir menyampaikan kesyukuran karena Sulteng mendapat 3 wilayah yang ditunjuk proyek IDRIP, yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parimo.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam membantu proses program yang akan berjalan,” tutur Burhan.

Kegiatan itu pun melibatkan Fasilitator Daerah (FASDA) dan Fasilitator Desa/Kelurahan (FASDES) asal Parimo.

Mereka mengidentifikasi beberapa program dari desa/kelurahan yang hadir berkaitan dengan penanggulangan bencana, yang diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan baik.

Keberhasilan desa/kelurahan tangguh bencana akan sangat ditentukan oleh bagaimana masyarakat dan pemerintah desa/kelurahan bekerja bersama dalam memitigasi dampak bencana alam.

Untuk membangun sinergi dan koordinasi kegiatan Sosialisasi ini juga melibatkan beberapa OPD yang meliputi BPBD, BAPPEDA, Dinsos, DPMD, DLH Kabupaten Parigi Moutong dan Desa/Kelurahan Bantaya, Maesa, Tomini, Silampayang, Sausu Piore, dan Palasa. (sf)