Seraya.id, Gaza – Tentara kembali menghujam bom ke area vital yakni tenda pengungsi dan jurnalis di dalam halaman Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa terletak di kawasan Kegubernuran Pusat Deir Al-Balah, Jalur Gaza Tengah, Palestina.

Dinukil Risalah Amar dari Kantor Media Pemerintah setempat, pengeboman itu terjadi sekitar hari Minggu pagi, 31 Maret 2024 waktu Gaza.

baru itu terjadi di saat RS Martir Al-Aqsa memberi layanan medis dalam suasana pasien memuncak, korban luka, dan pengungsi yang berujung pada sejumlah kematian.

Kabar teranyar, dua orang dilaporkan tewas dan sejumlah pengungsi lainnya mengalami luka-luka imbas penyerangan keji itu.

“Kami mengutuk keras pembantaian baru yang dilakukan oleh pendudukan [tentara Israel] di dalam tembok rumah sakit yang menyediakan layanan medis dan kesehatan bagi para pengungsi dan rakyat negeri, dan kami menyerukan semua organisasi internasional, regional dan lokal yang terkait dengan kesehatan dan pekerjaan medis untuk mengutuk hal ini, kejahatan yang mengerikan ini,” tulis laporan tersebut diterima Seraya.id.

Laporan tersebut juga menganggap pemerintahan Amerika Serikat dan pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas kejahatan ini.

“Karena mereka memberikan dukungan militer dan politik kepada pendudukan [Israel] dan memberikan lampu hijau untuk melanjutkan perang genosida terhadap warga sipil, anak-anak, perempuan, dan pengungsi,” tegas laporan itu.

Mereka pun menyerukan kepada organisasi-organisasi internasional dan semua negara merdeka untuk memberikan tekanan pada pendudukan Israel agar menghentikan perang agresif ini, serta menyerukan perlindungan rumah sakit dari kejahatan pendudukan zionis Israel. (tim)