Seraya.id, Palu – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Madrasah Aliyah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghelat workshop bertajuk Pemberdayaan Pengembangan dan Profesional Guru Madrasah Aliyah Sulteng pada Rabu, 21 Januari 2026.
Lokakarya tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng H. Muh. Syamsu Nursi.
Bertempat di Ruang Multimedia MAN 2 Kota Palu, giat itu merupakan realisasi atas Bantuan Pokja (Kelompok Kerja) Kemenag RI Tahun 2025.
Adapun giat pemberdayaan tersebut melibatkan 35 peserta yang dilangsungkan selama Januari 2026.
Dengan melibatkan akademisi Untad dan UIN Datokarama Palu, panitia mengangkat tema pelatihan tersebut di antaranya:
1. Pembelajaran Mendalam terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang dibawakan oleh Dr. Arifuddin M Arif,S. Ag., M. Ag.CHL
2. Penyusunan Perangkat Terintegrasi Ekoteologi oleh Dr. H. Darlis,LC.,MA
3. Pemanfaatan AI dan Koding dalam Pembelajaran dari Muh. Syarif,S. Pd., M.Pd
4. Kemudian Dr. Afadil, S. Pd, M.Si memberikan materi Implementasi Kimia Hijau (Green Chemistry) dan Praktikum Ramah Lingkungan
5. implementasi (Peer Teaching).
Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng H. Muh. Syamsu Nursi, kepada media ini menuturkan, program pemberdayaan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesionalisme guru kimia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sekaligus memperkuat kolaborasi MGMP dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di ranah madrasah.
“Tentunya kami mengharapkan seluruh peserta dalam hal ini guru Madrasah Aliyah mampu menyerap seluruh materi yang cukup banyak di paparkan kepada mereka di workshop kali ini,” ungkap Syamsu.
“Sehingga berbagai ilmu yang mereka peroleh dari program ini nantinya terimplementasi dan diajarkan dengan baik kepada kepada tiap-tiap siswanya,” tandasnya. (sf)