Seraya.id, Palu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah mengalami kelebihan (WBP) hingga sekitar 300 persen.

Kapasitas melebihi ketersediaan blok-blok itu diungkapkan Kepala Lapas Kelas IIA Palu Gunawan kepada Redaksi Seraya.id pada Sabtu, 2 Desember 2023.

sampai hari ini hanya miliki kapasitas sekitar 200 penghuni. Patokannya dari jumlah penghuni, over capacity sih sampai 300 persen,” ujar Gunawan.

Dia merincikan, sampai saat ini jumlah penghuni WBP mencapai angka 773 orang.

Alasan terjadi lonjakan tersebut dibilang Gunawan, sebab narapidana dari se-kabupaten di Sulteng turut ditempatkan di Lapas Palu.

“Di sini Lapas besar untuk wilayah Sulteng kan. Dan kami tidak bisa menolak juga kalau ada kiriman penghuni ya,” imbuhnya.

Kemudian lembaganya pun menerima pengiriman WBP dari Rutan Palu sebanyak sekira 170-an orang pada Oktober 2023.

Lebih jauh kata Gunawan, kasus narkoba masih jadi peringkat pertama terbanyak di Lapas Palu sebesar 70 persen, disusul sisanya kasus Tipikor dan umum. (sf)