Seraya.id, Palu – Sejumlah 18 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah telah diidentifikasi pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng). Kelompok itu akan bahkan menjadi perhatian khusus Satgas Operasi Pekat I Tinombala tahun 2024.

Tindakan mereka disebut telah meresahkan masyarakat Palu, sehingga Kepolisian akan memberikan penanganan khusus dalam memelihara Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) terlebih menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H.

Hal itu diungkapkan Karo Ops Polda Sulteng diwakili Kabag Dal Ops AKBP Rahmad Lubis, SH saat sebagai pemateri latihan pra operasi Pekat I Tinombala-2024 di Rupatama Polda Sulteng, Jumat, 15 Maret 2024.

“Selain beberapa sasaran operasi yang telah ditetapkan, geng motor termasuk sasaran yang harus menjadi perhatian dalam Operasi Pekat I Tinombala-2024,” ujar Rahmad Lubis.

“Karena sepak terjang geng motor sudah meresahkan masyarakat Kota Palu, selain itu operasi ini dalam rangka cipta kondisi untuk memelihara Kamtibmas jelang Idul Fitri 1445 H,” tuturnya. 

Ditambahkan perkataan Kompol Ferdinan Esau Numbery dalam paparannya, ada 18 geng motor yang telah teridentifikasi dan tersebar di wilayah Kota Palu.

Ferdinan yang ditunjuk selaku Kasatgas Tindak juga telah menyiapkan tim khusus guna menangani kelompok geng motor ini.

Dia bersama timnya pun berupaya untuk mengungkap kasus 4C yakni Curat, Curas, Curanmor dan Curbis, serta premanisme, judi, sajam dan sasaran lainnya sebagai target operasi.

Diharapkan dengan adanya operasi Pekat I Tinombala ucap mantan Kasatreskrim Polresta Palu ini, mampu meminimalisir gangguan Kamtibmas utamanya kejahatan konvensional di wilayah Sulteng menjelang lebaran puasa 2024. (sf)