Palu, Seraya.id – Dinas Pekerjaan Umum (PU) , Provinsi Sulawesi Tengah melakukan rapat evaluasi pembahasan umum progam DAK (Dana Alokasi Khusus) Kota Palu tahun APBD 2022-2023.

Rapat tersebut dihelat di ruang kerja Kepala Dinas PU Palu, Singgih Budi Prasetyo pada Jumat sore, 12 Mei 2023.

Singgih kepada Seraya.id menjelaskan, rapat tersebut membahas jumlah 9 paket DAK yang menyerap uang sebesar Rp70.371.297.700,- dengan objek DAK tersebar di berbagai wilayah dalam Kota Palu.

Menariknya, tahap pelelangan serta tanda tangan kontrak terhadap tiap-tiap rekanan daerah itu terbilang cepat, yakni rampung seluruhnya per 31 Maret 2023 lalu.

“Pertanda sudah satu bulan lebih program ini berlangsung. Nah kami akan mengevaluasi setiap bulannya, bahkan per dua pekan dengan melibatkan dari Konsultan Pengawas, Penyedia dan unsur direksi (kontraktor) untuk mengetahui progres perkembangan pekerjaan dan permasalahan yang terjadi serta solusi penyelesaian,” ucap Singgih selepas memimpin rapat.

Namun meskipun waktu pekerjaan terbilang cukup panjang dampak lelang cepat sebelumnya, Singgih menegaskan begi seluruh pihak terkait jangan justru menjadi lalai.

“Saya ingatkan kepada rekanan betul-betul memaksimalkan waktu panjang ini. Tapi justru jangan karena luasnya waktu pengerjaan malah bersantai-santai,” tegasnya.

Sebab Singgih berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, ketika memasuki masa tenggat waktu, progres pekerjaan rekanan menjadi terburu-buru dan berdampak menurunnya aspek kualitas pekerjaan.

“Mumpung kita sudah mulainya lebih awal sejak Maret kemarin dan selesai September (1 semester) 2023, kami target September itu selesai semua,” imbuhnya.

“Saya bilang ke seluruh rekanan pokoknya saya mau semuanya selesai di September itu, saya tidak mau tahu. Saya ucapkan janji ke mereka, khusus DAK ini,” beber Singgih.

Sebab pria dengan sarat pengalaman puluhan tahun atas tugas-tugas PU, Program DAK Kota Palu kali ini semestinya hanya membutuhkan waktu 2-3 bulan penyelesaian apabila seluruh pihak bersungguh-sungguh.

“Karena pada prinsipnya pekerjaan jalan (DAK) itu kalau setiap individu sungguh-sungguh, dua tiga bulan itu pasti selesai,” tandas mantan Kepala BPBD Palu.

Sebagai informasi, proyek DAK tahun ini menyasar beberapa titik ruas jalan Kota Palu, di antaranya:

1. Jalan Trans Lik, Kelurahan Layana
2. Jalan Sriwijaya Kelurahan Besusu barat
3. Jalan Kampung Nelayan Kelurahan Talise
4. Jalan Randalele Kelurahan Kayumalue Pajeko
5. Jalan Sinombili Kelurahan Kayumalue Ngapa
6. Jalan Tolambu Baiya Kelurahan Baiya
7. Jalan Lagarutu Kelurahan Talise Valangguni – – Poboya
8. Jalan Nosarara Nosabatutu Kelurahan Tondo
9. Jalan Lingkar Luar Kelurahan Mamboro (sf)