Seraya.id, Banggai Laut – Ikatan Indonesia () Daerah Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah () sesuai slogannya yaitu sharing and growing together terus berupaya melahirkan pengurus organisasi yang resilien atau memiliki kapasitas untuk beradaptasi dan mengatasi tantangan dalam dinamika dunia pendidikan.

Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Manajemen Organisasi () Tingkat Dasar untuk Regional Banggai, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Banggai, Kabupaten , Sulteng pada 29 September hingga 1 Oktober 2023 dan diikuti oleh 20 orang peserta dari Kabupaten Banggai Laut (Balut) dan 14 orang peserta dari Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Pelatihan yang digelar selama tiga hari ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut Drs. Ruslan Tolani, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ruslan meminta IGI dapat terus bersama-sama Pemda dalam melakukan sumbangsih bagi peningkatan pembangunan daerah.

“Serta memberi nasehat kepada pengurus IGI agar tidak boleh ada sekat dalam berorganisasi. IGI, PGRI dan organisasi (tenaga pendidikan) lainnya harus bisa bersinergi,” ujar Ruslan.

PMO tingkat dasar ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, di antaranya Kepala BKPSDMD Balut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Balut dan Sekretaris PGRI Balut.

Giat tersebut turut menghadirkan narasumber dari internal IGI yaitu Ketua IGI Wilayah Sulawesi Tengah Dianawati, S.Pd., Sekretaris IGI Sulteng Anwar, S.Pd. dan Bendahara IGI Sulteng Suyanti, S.Pd.

Dianawati kepada redaksi Seraya.id di waktu terpisah mengungkapkan, IGI adalah organisasi yang bergerak untuk meningkatkan guru dan selalu berpedoman pada UU no. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“PMO IGI merupakan kegiatan dengan tujuan membentuk pengurus IGI yang profesional dan Tangguh, khususnya saat menghadapi situasi era digital saat ini,” tuturnya.

Diana juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemda Balut atas dana hibah yang diberikan demi terlaksananya giat itu dengan baik.

“Saya berharap akan lebih banyak lagi kegiatan peningkatan anggota IGI ke depannya dan IGI akan terus berkembang dan menjadi wadah para guru untuk sharing and growing together,” tandasnya.

PMO IGI Regional Banggai ini memiliki kegiatan yang variatif, tidak hanya sekedar materi namun terdapat kegiatan outbound yang dilaksanakan di akhir kegiatan guna menjalin keakraban dan kebersamaan antar pengurus IGI.

Ditambahkan Ketua IGI Daerah Balut Halim Hi. Djaham Lumuan, mengungkapkan bahwa PMO IGI bertujuan membentuk pengurus yang professional dan tangguh

Kegiatan PMO IGI Regional Banggai ini memiliki kegiatan yang variatif, tidak sekadar materi namun giat outbound dilaksanakan di akhir kegiatan guna menjalin keakraban dan kebersamaan antar pengurus IGI.

Salah satu peserta PMO IGI, Muhammad Alwi berkata, PMO IGI sangat berguna dalam mengembangkan kompetensi dirinya dalam berorganisasi dan menjadikannya guru yang resilien terhadap dinamika Pendidikan. “Kegiatannya juga menyenangkan, kami bisa menambah teman baru dan berkenalan dengan guru-guru yang cerdas dan cantik,” pungkasnya.

IGI Sulawesi Tengah terus berupaya menjadi wadah komunikasi serta sarana peningkatan kompetensi guru ke depannya. (sf)