Seraya.id, Morowali Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghelat giat penyaluran bantuan 

Permakanan Tahun Anggaran 2025 yang menyasar kelompok rentan di wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut) dan Kabupaten Morowali, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Plt. Sekretaris Dinas Sosial Sulteng Kiki Rezqi Ramdaniasari, S.STP, MM menuturkan, agenda yang dihelat oleh Pejabat Fungsional Penyuluh Sosial Ahli Pertama Arwan, S.Sos., M.Si. bersama tim ini, terbagi menjadi dua kegiatan .

Yakni bantuan permakanan untuk anak terlantar dalam panti di Morut dan bantuan permakanan untuk lanjut usia serta penyandang disabilitas terlantar dalam panti di Morowali.

Kiki menuturkan,di Morut, bantuan permakanan disalurkan kepada 162 anak yang tersebar di 5 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Penyaluran bantuan menjangkau 3 yang berada di wilayah kepulauan serta 2 LKSA di wilayah daratan.

Bantuan yang diberikan kata Kiki, berupa paket pemenuhan gizi meliputi beras, kacang ijo, dan telur untuk masing-masing penerima manfaat.

Sementara itu, di Morowali, bantuan permakanan juga disalurkan kepada Lansia dan penyandang disabilitas terlantar yang berada di LKS Tapease Maroso berupa paket pemenuhan gizi meliputi beras, kacang ijo, dan telur untuk masing-masing penerima manfaat.

“Program bantuan permakanan ini merupakan wujud komitmen Dinas Sosial Sulteng dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan yang berada dalam panti sosial, meliputi anak-anak, lansia, 

hingga penyandang disabilitas,” ungkapnya kepada Seraya.id.

Dia berujar, dengan memastikan bantuan menjangkau seluruh wilayah baik di kepulauan maupun daratan.

Pada tahun 2025 program ini mengalami perluasan jangkauan yang tidak hanya menyentuh Morowali dan Morut, namun juga akan menjangkau lansia dan penyandang disabilitas dalam panti di LKS yang berada di Kota Palu dan Kabupaten Sigi,” urai Kiki

Giat tersebut lanjut Kiki, berjalan lancar dan disambut dengan antusias oleh para penerima manfaat. Para pengurus LKS menyampaikan rasa terima kasih atas

perhatian pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan permakanan anak-anak asuh, lansia, dan penyandang disabilitas yang mereka rawat.

Program bantuan permakanan ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi harian, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan kelompok rentan.

“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan terus ditingkatkan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak serta kesehatan lansia dan penyandang disabilitas di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.” Tandasnya. (sf)