Seraya.id, Palu – Fenomena El Nino tengah diperkirakan turut terjadi di wilayah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Cuaca ekstrem yang menyebabkan suhu meningkat terik ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melakukan pertemuan guna menyusun langkah antisipasi.

Pertemuan itu dipimpin Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P pada Rabu (29/04/2026) di ruang rapat Bappeda Kota Palu.

Fenomena juga disebut “Godzilla” ini, menurut Pemkot Palu, berdampak signifikan terhadap berbagai sektor, salah satunya kebutuhan air bersih di tengah masyarakat.

“Ada laporan masyarakat, kurangnya debit air di Huntap [hunian tetap] Tondo,” ujar Imelda di sela pertemuan.

Menurutnya, kondisi itu perlu segera dicarikan solusi, mengingat El Nino diperkirakan akan muncul beberapa bulan ke depan, bahkan berpotensi berkembang menjadi Super El Nino yang dapat memicu lonjakan suhu global.

Dia menegaskan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin terjadi, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Bagaimana masyarakat kita harus terpenuhi kebutuhan airnya. OPD terkait sudah harus memikirkan masalah ini bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk jangka panjang,” imbuhnya.

“Jangan ego sektoral, harus berkolaborasi dan bersinergi,” tegas Imelda.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pendistribusian air bersih kepada masyarakat menggunakan mobil tangki air (MTA) yang tersedia.

Selain itu, Pemkot Palu juga akan menyurat ke pihak Pertamina terkait dukungan kebutuhan bahan bakar minyak untuk operasional mobil tangki tersebut.

Di samping itu, Pemkot Palu juga berencana menyurat ke pihak Universitas Tadulako agar air embung yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulawesi Tengah, PDAM Kota Palu, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kota Palu.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkot Palu berharap mampu mengantisipasi dampak El Nino secara lebih terencana dan terpadu, demi menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat. (sf)